Bagikan berita positif untuk kebaikan.
WhatsApp Salin Link
*Manfaat membagikan Artikel
Bagikan berita positif untuk kebaikan
WhatsApp Salin Link
*Manfaat membagikan Artikel
mediapositif.id / Kesehatan / Psikologi

9 Tanda Stres pada Tubuh yang Sering Diabaikan, Jangan Anggap Sepele!

AN
JU
×
AN
AN
Penulis Media Positif
JU
AN , Julia Childs Heyl, MSW |
9 Tanda Stres pada Tubuh yang Sering Diabaikan, Jangan Anggap Sepele!
Tanda stres pada tubuh

JAKARTA - MEDIAPOSITIF, Stres adalah bagian dari kehidupan. Mulai dari tekanan pekerjaan, masalah keuangan, hingga urusan keluarga, semuanya bisa memicu stres. Dalam jangka pendek, stres sebenarnya merupakan respons alami tubuh untuk menghadapi tantangan.

Namun, jika stres berlangsung terus-menerus tanpa ditangani, tubuh bisa mulai menunjukkan berbagai tanda yang sering kali tidak disadari. 

Tanda Stres pada Tubuh yang Sering Muncul

Ketika menghadapi situasi yang membuat tertekan, tubuh akan melepaskan hormon stres, seperti kortisol dan adrenalin. Respons tersebut sebenarnya bermanfaat jika hanya berlangsung sementara. 

Namun, jika stres terjadi setiap hari dan tidak kunjung reda, kadar hormon stres yang terus tinggi dapat memengaruhi berbagai sistem tubuh, mulai dari otak, jantung, pencernaan, hingga sistem kekebalan tubuh.

Akibatnya, tubuh mulai mengirimkan sinyal bahwa ada sesuatu yang tidak beres. Lalu, apa saja tanda stres pada tubuh yang perlu kamu waspadai? Simak penjelasannya berikut ini.

1. Pola Tidur Berubah

Salah satu tanda stres yang paling umum adalah sulit tidur. Kamu mungkin susah terlelap, sering terbangun di tengah malam, atau justru bangun lebih awal dan tidak bisa tidur lagi.

Kurang tidur akibat stres juga bisa membuat tubuh terasa lelah sepanjang hari, sulit berkonsentrasi, dan suasana hati menjadi lebih buruk.

2. Mudah Cemas atau Mudah Marah

Kalau belakangan ini kamu merasa lebih sensitif, gampang tersinggung, atau terus-menerus merasa cemas tanpa alasan yang jelas, bisa jadi stres adalah penyebabnya.

Stres berkepanjangan membuat otak terus berada dalam kondisi waspada. Akibatnya, emosi menjadi lebih sulit dikendalikan dan hal-hal kecil pun terasa mengganggu.

3. Sering Sakit Kepala

Sakit kepala yang muncul berulang, terutama saat sedang banyak pikiran, juga bisa menjadi tanda stres pada tubuh.

Pada sebagian orang, stres bahkan dapat memicu serangan migrain atau membuat nyeri kepala yang sudah ada menjadi lebih sering kambuh.

4. Gangguan Pencernaan

Pernah merasa perut mulas saat gugup atau kehilangan nafsu makan ketika banyak masalah? Hal ini bukan kebetulan.

Otak dan usus saling terhubung, sehingga stres dapat memengaruhi sistem pencernaan. Akibatnya, kamu bisa mengalami:

  • Sakit perut

  • Perut kembung

  • Mual

  • Sembelit

  • Diare

  • Nafsu makan meningkat atau justru menurun

5. Jantung Berdebar

Saat stres, kamu mungkin merasa jantung berdebar lebih cepat. Menariknya, sensasi ini belum tentu berarti detak jantung meningkat drastis.

Meski begitu, stres yang berlangsung lama tetap dapat memberikan beban pada kesehatan jantung. Jika jantung berdebar disertai nyeri dada, sesak napas, atau pingsan, segera periksakan diri ke dokter.

6. Kulit Lebih Mudah Berjerawat

Kalau jerawat sering muncul saat sedang banyak tekanan, hal itu memang bisa terjadi.

Stres memicu perubahan hormon dalam tubuh yang dapat meningkatkan produksi minyak di kulit. Akibatnya, pori-pori lebih mudah tersumbat dan jerawat pun bermunculan. Tidak jarang, kondisi kulit yang memburuk ini justru membuat stres semakin meningkat.

7. Mudah Sakit

Sering flu, batuk, atau radang tenggorokan ketika sedang banyak beban pikiran?

Stres yang berkepanjangan dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh. Akibatnya, tubuh menjadi lebih rentan terserang infeksi virus maupun bakteri.

8. Nyeri yang Tidak Kunjung Hilang

Stres tidak hanya memengaruhi pikiran, tetapi juga dapat memperburuk rasa nyeri pada tubuh.

Beberapa orang mengalami nyeri leher, bahu, punggung, atau pegal-pegal yang terus berulang ketika sedang mengalami tekanan emosional. Jika nyeri berlangsung lama atau semakin berat, sebaiknya jangan hanya menganggapnya sebagai akibat kelelahan.

9. Gairah Seks Menurun

Stres juga bisa memengaruhi kehidupan seksual.

Saat tubuh terus memproduksi hormon stres, keseimbangan hormon seksual dapat terganggu. Akibatnya, gairah seksual menurun dan hubungan dengan pasangan pun bisa ikut terdampak.

> > Baca juga: Kebiasaan Mental Sederhana yang Dimiliki Para High Performer

Kapan Harus Mencari Bantuan?

Stres memang tidak selalu bisa dihindari. Namun, jika gejalanya mulai mengganggu aktivitas sehari-hari atau berlangsung selama beberapa minggu, sebaiknya jangan diabaikan.

Segera konsultasikan dengan dokter atau psikolog jika kamu mengalami kondisi berikut:

  • Sulit tidur terus-menerus.

  • Cemas atau sedih hampir setiap hari.

  • Sulit bekerja atau menjalani aktivitas sehari-hari.

  • Sering mengalami keluhan fisik tanpa penyebab yang jelas.

  • Merasa putus asa atau kehilangan semangat menjalani hidup.

Semakin cepat ditangani, semakin besar peluang untuk mencegah stres berkembang menjadi masalah kesehatan yang lebih serius.

Ingat, mengatasi stres tidak selalu membutuhkan perubahan besar. Langkah-langkah kecil yang dilakukan secara konsisten dapat membantu tubuh dan pikiran pulih secara bertahap.

Tanda stres pada tubuh tidak hanya berupa rasa cemas atau pikiran yang penuh. Stres juga dapat memengaruhi kualitas tidur, pencernaan, kulit, daya tahan tubuh, hingga menimbulkan sakit kepala dan nyeri pada tubuh.

Oleh karena itu, jangan abaikan sinyal yang diberikan tubuh. Mengenali tanda-tanda stres sejak dini dan mengambil langkah untuk mengelolanya dapat membantu menjaga kesehatan fisik maupun mental dalam jangka panjang.

10 Sneaky Signs Stress Is Showing Up in Your Body
Dapatkan Buku Digital Pilihan Anda!
di Lynk.id - mediapositif.id
The Power of Your Subconscious Mind
Beli Sekarang
What Color Is Your Parachute?
Beli Sekarang
The Psychology of Money: Ringkasan Praktis
Beli Sekarang
Atomic Habits: Ringkasan Praktis dan Workbook
Beli Sekarang

Komentar

    📢

    Kerja Sama Iklan Segera Hadir!

    Kami sedang menyiapkan halaman khusus untuk Anda yang tertarik beriklan bersama Media Positif. Nantikan kabar baiknya dalam waktu dekat, ya!