JAKARTA - MEDIAPOSITIF, Teh hijau merupakan salah satu jenis minuman yang cukup populer karena kandungan antioksidan di dalamnya. Minuman ini dibuat dari daun dan pucuk tanaman Camellia sinensis yang tidak melalui proses fermentasi.
Manfaat Teh Hijau untuk Kesehatan
Teh hijau mengandung polifenol, terutama kelompok antioksidan yang disebut katekin. Salah satu katekin yang paling banyak ditemukan dalam teh hijau adalah epigallocatechin-3-gallate (EGCG).
Senyawa ini memiliki sifat antioksidan dan antiperadangan yang diduga berperan dalam berbagai manfaat teh hijau bagi kesehatan. Lantas, apa saja manfaat teh hijau yang didukung oleh penelitian? Berikut beberapa di antaranya.
1. Membantu Menurunkan Tekanan Darah
Mengonsumsi teh hijau mungkin dapat membantu menjaga tekanan darah. Kandungan katekin di dalamnya diduga berperan dalam memberikan efek tersebut.
Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa konsumsi teh hijau atau suplemen ekstrak teh hijau dapat membantu menurunkan tekanan darah. Efeknya tampaknya lebih terlihat pada orang yang memiliki tekanan darah tinggi, meskipun manfaat serupa juga mungkin ditemukan pada orang dengan tekanan darah normal.
Namun, teh hijau tetap bukan pengganti obat atau pengobatan yang direkomendasikan dokter untuk mengatasi tekanan darah tinggi.
2. Membantu Mengontrol Gula Darah
Manfaat teh hijau lainnya berkaitan dengan kadar gula darah. Penelitian menunjukkan bahwa konsumsi teh hijau mungkin dapat membantu meningkatkan sensitivitas insulin dan pengendalian gula darah.
Sebuah tinjauan terhadap beberapa penelitian menemukan bahwa teh hijau dapat membantu menurunkan kadar gula darah saat puasa, kadar insulin, serta hemoglobin A1C pada orang dengan diabetes tipe 2.
Meski begitu, teh hijau sebaiknya tetap dikonsumsi sebagai bagian dari pola makan sehat, bukan sebagai pengobatan utama untuk diabetes.
3. Membantu Memperbaiki Suasana Hati
Teh hijau juga mengandung L-theanine, yaitu jenis asam amino yang dapat membantu memberikan rasa rileks dan mungkin mendukung fungsi kognitif.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa konsumsi teh hijau atau ekstraknya dapat membantu memperbaiki suasana hati serta mengurangi gejala depresi. Kandungan kafein dalam teh hijau juga dapat membantu meningkatkan kewaspadaan.
Namun, manfaat ini tidak berarti teh hijau dapat menggantikan penanganan profesional untuk masalah kesehatan mental. Penelitian mengenai efek teh hijau terhadap suasana hati juga masih terus berkembang.
4. Membantu Menjaga Kesehatan Kulit
Kandungan antioksidan dalam teh hijau berpotensi membantu melindungi kulit dari kerusakan akibat paparan sinar matahari.
Beberapa penelitian juga menemukan hubungan antara konsumsi teh hijau dan risiko kanker kulit yang lebih rendah. Namun, bukti mengenai manfaat teh hijau untuk mengurangi kerutan atau mengatasi jerawat masih terbatas.
Sebagian penelitian tentang manfaat tersebut dilakukan di laboratorium atau pada hewan, sehingga belum dapat dipastikan apakah efek yang sama akan terjadi pada manusia.
Jadi, meskipun teh hijau mungkin mendukung kesehatan kulit, tetap penting menggunakan tabir surya dan melakukan perawatan kulit yang sesuai.
5. Berpotensi Menurunkan Risiko Beberapa Jenis Kanker
Konsumsi teh hijau secara rutin dalam sejumlah penelitian dikaitkan dengan risiko beberapa jenis kanker yang lebih rendah. Kandungan katekin, termasuk EGCG, diketahui memiliki sifat antioksidan dan dalam penelitian laboratorium menunjukkan potensi menghambat pertumbuhan sel tumor.
Beberapa penelitian menemukan hubungan antara konsumsi teh hijau dan risiko yang lebih rendah terhadap kanker mulut, ovarium, paru-paru, endometrium, serta kulit.
Namun, penting untuk memahami bahwa hubungan tersebut belum membuktikan bahwa teh hijau dapat mencegah atau mengobati kanker. Hasil penelitian juga belum selalu konsisten, sehingga masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut.
6. Membantu Menjaga Kesehatan Jantung
Minum teh hijau secara rutin juga dikaitkan dengan kesehatan jantung yang lebih baik. Salah satu alasannya diduga karena teh hijau dapat membantu menjaga kadar kolesterol dan tekanan darah, yang merupakan faktor risiko penyakit jantung.
Dalam sebuah penelitian besar di Jepang, orang yang mengonsumsi lima cangkir atau lebih teh hijau setiap hari memiliki risiko kematian akibat penyakit jantung yang lebih rendah.
Namun, penelitian seperti ini umumnya menunjukkan hubungan, bukan hubungan sebab-akibat. Orang yang rutin minum teh hijau mungkin juga memiliki kebiasaan hidup lain yang mendukung kesehatan jantung.
>> Baca juga: 7 Manfaat Kombucha untuk Kesehatan yang Perlu Anda Ketahui
7. Mendukung Kesehatan Gigi dan Mulut
Teh hijau mengandung senyawa yang dapat membantu melawan bakteri dan mengurangi peradangan. Hal ini membuat teh hijau berpotensi memberikan manfaat bagi kesehatan gigi dan mulut.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa teh hijau mungkin membantu mengurangi risiko gigi berlubang, mendukung kesehatan gusi dan tulang, serta mengurangi bau mulut.
Meski begitu, minum atau berkumur dengan teh hijau tidak dapat menggantikan kebiasaan menyikat gigi, menggunakan benang gigi, dan melakukan pemeriksaan ke dokter gigi secara rutin.
Teh hijau umumnya aman dikonsumsi dalam jumlah sedang. Namun, minuman ini tetap mengandung kafein sehingga konsumsi berlebihan dapat menyebabkan masalah seperti sulit tidur atau rasa tidak nyaman pada tubuh.
Sumber menyarankan untuk tidak mengonsumsi lebih dari delapan cangkir teh hijau per hari. Jika sedang hamil, batas konsumsi kafein perlu lebih diperhatikan dan sebaiknya tidak melebihi 200 miligram per hari.
Selain itu, berhati-hatilah dengan suplemen ekstrak teh hijau. Produk tersebut dapat mengandung katekin dalam jumlah jauh lebih tinggi dibandingkan teh hijau yang diseduh dan pada dosis tinggi dapat menyebabkan efek samping, termasuk gangguan lambung dan kerusakan hati.
Pada akhirnya, teh hijau dapat menjadi salah satu pilihan minuman yang mendukung pola hidup sehat. Namun, manfaatnya cenderung bersifat sederhana dan bukan merupakan solusi untuk menggantikan pola makan seimbang, olahraga, maupun pengobatan yang diperlukan.
Green Tea Benefits: Science-Backed Reasons to Add This Drink to Your Diet
Komentar