Bagikan berita positif untuk kebaikan.
WhatsApp Salin Link
*Manfaat membagikan Artikel
Bagikan berita positif untuk kebaikan
WhatsApp Salin Link
*Manfaat membagikan Artikel
mediapositif.id / Kesehatan / Support

5 Tahap Memori dan Cara Otak Mengingat Informasi

AN
AR
×
AN
AN
Penulis Media Positif
AR
Arlin Cuncic, MA
Full Credit
AN , Arlin Cuncic, MA |
5 Tahap Memori dan Cara Otak Mengingat Informasi
Tahapan memori

JAKARTA - MEDIAPOSITIF, Pernahkah kamu lupa nama seseorang yang baru saja ditemui, tetapi beberapa menit kemudian tiba-tiba mengingatnya? Atau kamu masih bisa mengingat kejadian dari masa kecil dengan sangat jelas, tetapi justru lupa apa yang baru saja dilakukan?

Hal tersebut berkaitan dengan cara kerja memori. Memori bukan sekadar kemampuan untuk mengingat, tetapi melibatkan beberapa proses yang terjadi di otak.

Tahapan Memori dalam Otak

Memahami tahapan ini dapat membantu kamu mengetahui bagaimana informasi diproses dan mengapa beberapa hal lebih mudah diingat daripada yang lainnya.

1. Encoding

Encoding merupakan tahap pertama dalam pembentukan memori. Pada tahap ini, otak mengubah informasi yang kamu terima menjadi bentuk yang dapat disimpan.

Proses ini biasanya dimulai ketika kamu memberikan perhatian pada sesuatu. Misalnya, kamu ingin mengingat daftar belanja. Agar daftar tersebut bisa masuk ke dalam memori, kamu perlu memperhatikan dan memproses setiap barang yang ingin dibeli.

Kamu juga bisa melakukan encoding dengan mengucapkan informasi dengan suara keras, menuliskannya, atau menghubungkannya dengan sesuatu yang sudah kamu ketahui.

Perhatian sangat penting dalam tahap ini. Kalau kamu sedang lelah, stres, atau tidak fokus ketika menerima informasi, proses encoding bisa terganggu. Akibatnya, informasi tersebut mungkin tidak tersimpan dengan baik dan lebih mudah dilupakan.

2. Storage

Setelah informasi berhasil diproses, tahap berikutnya adalah storage atau penyimpanan. Pada tahap ini, informasi disimpan dalam memori agar dapat digunakan kembali di kemudian hari.

Secara umum, penyimpanan memori dapat dibedakan menjadi memori jangka pendek dan memori jangka panjang.

Memori jangka pendek menyimpan informasi dalam waktu yang relatif singkat. Contohnya, ketika kamu mengingat nomor telepon selama beberapa detik sebelum mengetiknya.

Sementara itu, memori jangka panjang dapat menyimpan informasi dalam waktu yang jauh lebih lama. Misalnya, kamu masih mengingat cara memasak makanan yang sudah dipelajari beberapa bulan lalu.

Informasi dari memori jangka pendek dapat masuk ke memori jangka panjang, tetapi prosesnya tidak selalu berhasil. Kamu mungkin mengulang suatu informasi berkali-kali, tetapi tetap saja ada bagian yang terlupakan.

3. Recall

Recall adalah proses ketika kamu mengingat kembali informasi yang sebelumnya sudah tersimpan dalam memori.

Ada dua bentuk recall, yaitu free recall dan cued recall. Free recall terjadi ketika kamu mengingat sesuatu tanpa bantuan petunjuk. Misalnya, kamu diminta menyebutkan nama teman-teman sekolah tanpa diberikan petunjuk apa pun.

Sementara itu, cued recall terjadi ketika kamu mendapatkan petunjuk yang membantu memunculkan ingatan. Misalnya, kamu lupa nama seseorang, tetapi setelah melihat fotonya, kamu langsung teringat siapa orang tersebut.

Suasana hati dan kondisi emosional juga dapat memengaruhi proses mengingat. Itu sebabnya, pengalaman yang melibatkan emosi kuat terkadang terasa lebih mudah diingat dibandingkan kejadian yang biasa saja.

4. Retrieval

Retrieval adalah proses mengakses informasi yang tersimpan di dalam memori. Sederhananya, ini adalah proses ketika otak secara aktif mencari informasi yang kamu butuhkan.

Misalnya, kamu sedang berusaha mengingat nama seseorang yang pernah ditemui di sebuah acara. Kamu mungkin mencoba mengingat wajahnya, tempat bertemu, atau percakapan yang pernah terjadi untuk menemukan nama tersebut.

Dalam proses ini, otak dapat menggunakan retrieval cues, yaitu petunjuk yang membantu memunculkan informasi tertentu.

Stres, rasa khawatir, dan kelelahan dapat membuat proses retrieval menjadi lebih sulit. Inilah salah satu alasan mengapa kamu bisa merasa tahu jawaban sebuah pertanyaan, tetapi tiba-tiba tidak bisa mengingatnya saat sedang berada di bawah tekanan.

5. Forgetting

Melupakan juga merupakan bagian normal dari proses memori. Forgetting terjadi ketika kamu tidak dapat mengakses atau mengingat kembali informasi yang sebelumnya pernah disimpan.

Ada banyak alasan mengapa seseorang bisa lupa. Salah satunya adalah informasi tidak pernah tersimpan dengan baik sejak awal. Misalnya, kamu lupa nama seseorang karena saat pertama kali berkenalan, perhatianmu sedang teralihkan.

Melupakan juga dapat terjadi karena adanya gangguan dari informasi lain. Gangguan retroaktif terjadi ketika informasi baru membuat kamu lebih sulit mengingat informasi lama. Sebaliknya, gangguan proaktif terjadi ketika informasi lama mengganggu kemampuanmu untuk mengingat informasi baru.

Jadi, sering lupa tidak selalu berarti ada masalah dengan kemampuan memori. Melupakan merupakan bagian alami dari cara kerja otak.

Cara Membantu Meningkatkan Daya Ingat

Kamu bisa membantu memori bekerja lebih baik dengan beberapa cara sederhana berikut ini.

  • Berikan perhatian penuh pada informasi yang ingin kamu ingat. Fokus akan membantu proses encoding.

  • Buat gambaran mental dari informasi tersebut. Membayangkan sesuatu secara visual dapat membantu proses penyimpanan dalam memori jangka panjang.

  • Latih diri untuk mengingat kembali informasi. Misalnya, setelah membaca materi, coba tutup buku lalu jelaskan kembali apa yang baru saja kamu pelajari tanpa melihat catatan.

Dengan memahami proses ini, kamu bisa lebih mengerti mengapa otak terkadang dapat mengingat sesuatu dengan sangat jelas, tetapi di lain waktu justru kesulitan mengingat hal yang baru saja terjadi.

What Are the 5 Stages of Memory?
Dapatkan Buku Digital Pilihan Anda!
di Lynk.id - mediapositif.id
The Power of Your Subconscious Mind
Beli Sekarang
What Color Is Your Parachute?
Beli Sekarang
The Psychology of Money: Ringkasan Praktis
Beli Sekarang
Atomic Habits: Ringkasan Praktis dan Workbook
Beli Sekarang

Komentar

    📢

    Kerja Sama Iklan Segera Hadir!

    Kami sedang menyiapkan halaman khusus untuk Anda yang tertarik beriklan bersama Media Positif. Nantikan kabar baiknya dalam waktu dekat, ya!