Bagikan berita positif untuk kebaikan.
WhatsApp Salin Link
*Manfaat membagikan Artikel
Bagikan berita positif untuk kebaikan
WhatsApp Salin Link
*Manfaat membagikan Artikel
mediapositif.id / Kesehatan / Nutrisi

Apakah Sarapan Benar-Benar Penting? Ini Penjelasannya

AN
LI
×
AN
AN
Penulis Media Positif
LI
AN , Lindsey DeSoto, RDN, LD |
Apakah Sarapan Benar-Benar Penting? Ini Penjelasannya
Apakah sarapan benar-benar penting?

JAKARTA - MEDIAPOSITIF, Sarapan sering disebut sebagai makanan terpenting dalam sehari. Kamu mungkin juga sering mendengar nasihat untuk tidak melewatkan sarapan karena dianggap penting untuk memberi energi, memenuhi kebutuhan nutrisi, bahkan membantu menjaga berat badan.

Sarapan sendiri berarti mengakhiri periode tidak makan selama tidur malam. Namun, apakah benar sarapan harus selalu dilakukan dan menjadi makanan yang paling penting?

Apa Manfaat Sarapan?

Sarapan dapat menjadi salah satu kesempatan untuk memberikan tubuh energi dan nutrisi setelah tidak makan selama beberapa jam. Orang yang rutin sarapan juga cenderung memiliki pola makan dan gaya hidup yang lebih sehat.

Sebuah tinjauan terhadap sejumlah penelitian menemukan bahwa orang yang rutin sarapan memiliki risiko lebih rendah mengalami beberapa masalah kesehatan, seperti penyakit jantung, diabetes, obesitas, tekanan darah tinggi, dan stroke.

Namun, perlu diperhatikan bahwa sebagian besar penelitian tersebut bersifat observasional. Artinya, penelitian hanya menemukan hubungan antara kebiasaan sarapan dan kondisi kesehatan, bukan membuktikan bahwa sarapan secara langsung menyebabkan seseorang menjadi lebih sehat.

Orang yang rutin sarapan mungkin juga memiliki kebiasaan lain yang mendukung kesehatan, seperti lebih sering berolahraga, memperhatikan asupan nutrisi, dan mengelola stres dengan lebih baik.

Apa yang Terjadi Jika Kamu Melewatkan Sarapan?

Melewatkan sarapan tidak otomatis berarti kamu akan mengalami masalah kesehatan. Namun, kebiasaan ini bisa membuat kamu kehilangan kesempatan untuk mendapatkan beberapa nutrisi penting.

Sebuah analisis terhadap lebih dari 30.000 orang di Amerika Utara menemukan bahwa orang yang melewatkan sarapan cenderung memiliki asupan beberapa nutrisi yang lebih rendah. Nutrisi tersebut termasuk folat, kalsium, zat besi, vitamin A, beberapa vitamin B, vitamin C, dan vitamin D.

Selain itu, sebuah penelitian pada orang dengan diabetes tipe 2 dan orang sehat menemukan bahwa melewatkan sarapan dapat memengaruhi ritme sirkadian tubuh dan menyebabkan lonjakan gula darah yang lebih besar setelah makan.

Meski begitu, penelitian tersebut melibatkan jumlah peserta yang relatif kecil sehingga masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk memahami dampak jangka panjangnya.

Apakah Melewatkan Sarapan Bikin Gemuk?

Ini adalah salah satu anggapan yang paling sering muncul. Banyak orang percaya bahwa sarapan dapat membantu mencegah makan berlebihan sepanjang hari dan menjaga berat badan.

Namun, penelitian belum menunjukkan hubungan yang kuat antara sarapan dan penurunan berat badan.

Dalam sebuah penelitian terhadap 309 orang dengan kelebihan berat badan atau obesitas, kebiasaan sarapan tidak memberikan dampak yang signifikan terhadap penurunan berat badan dibandingkan dengan melewatkan sarapan.

Tinjauan terhadap 13 penelitian juga menemukan bahwa menambahkan sarapan ke dalam pola makan mungkin bukan strategi yang efektif untuk menurunkan berat badan.

Jadi, kalau kamu tidak sarapan, bukan berarti kamu pasti akan mengalami kenaikan berat badan. Yang lebih penting adalah keseluruhan pola makan dan jumlah serta kualitas makanan yang kamu konsumsi sepanjang hari.

Jadi, Perlukah Kamu Sarapan?

Tidak ada aturan yang mengharuskan semua orang sarapan. Jika kamu bangun dalam keadaan lapar, sarapan tentu bisa menjadi pilihan yang baik untuk memenuhi kebutuhan energi dan nutrisi.

Sebaliknya, jika kamu tidak merasa lapar di pagi hari dan lebih nyaman makan beberapa jam kemudian, melewatkan sarapan sesekali bukan sesuatu yang perlu membuat kamu merasa bersalah.

Yang perlu diperhatikan adalah memastikan kebutuhan nutrisi tetap terpenuhi melalui makanan pada waktu makan lainnya.

Kamu juga mungkin membutuhkan sarapan jika melakukan aktivitas fisik atau olahraga di pagi hari dan merasa lebih bertenaga setelah makan.

Apa yang Sebaiknya Dimakan Saat Sarapan?

Kalau kamu suka sarapan, pilih makanan yang kaya nutrisi dan dapat membantu memenuhi kebutuhan tubuh. Beberapa pilihan yang bisa kamu coba antara lain:

  • Telur, sebagai sumber protein.

  • Oatmeal, yang mengandung karbohidrat dan serat.

  • Yoghurt Yunani, yang kaya protein.

  • Buah beri, yang mengandung vitamin dan antioksidan.

  • Roti gandum utuh, sebagai sumber karbohidrat dan serat.

  • Biji chia, yang mengandung serat dan lemak sehat.

  • Alpukat, yang mengandung lemak tak jenuh.

  • Kacang-kacangan, yang mengandung protein, serat, dan lemak sehat.

Kamu tidak harus memilih makanan tertentu hanya karena dianggap sebagai menu sarapan. Yang terpenting adalah memperhatikan kualitas dan keberagaman makanan secara keseluruhan.

>> Baca juga: 7 Ide Sarapan Sehat yang Praktis, Enak, dan Mengenyangkan

Tidak Ada Pola Makan yang Cocok untuk Semua Orang

Pada akhirnya, sarapan memang bisa menjadi bagian dari pola makan sehat, tetapi tidak harus dianggap sebagai makanan yang paling penting dalam sehari.

Kalau kamu suka sarapan dan merasa lebih nyaman setelah makan di pagi hari, tidak ada alasan untuk melewatkannya. Namun, jika kamu tidak terbiasa sarapan, kamu juga tidak perlu merasa bersalah selama kebutuhan nutrisi tetap terpenuhi dari makanan sepanjang hari.

Yang paling penting bukan kapan kamu makan, melainkan bagaimana pola makanmu secara keseluruhan. Usahakan mengonsumsi beragam makanan bergizi, cukup minum, rutin bergerak, tidur cukup, dan perhatikan sinyal lapar serta kenyang dari tubuhmu.

Is breakfast really the most important meal of the day?
Dapatkan Buku Digital Pilihan Anda!
di Lynk.id - mediapositif.id
The Power of Your Subconscious Mind
Beli Sekarang
What Color Is Your Parachute?
Beli Sekarang
The Psychology of Money: Ringkasan Praktis
Beli Sekarang
Atomic Habits: Ringkasan Praktis dan Workbook
Beli Sekarang

Komentar

    📢

    Kerja Sama Iklan Segera Hadir!

    Kami sedang menyiapkan halaman khusus untuk Anda yang tertarik beriklan bersama Media Positif. Nantikan kabar baiknya dalam waktu dekat, ya!