Bagikan berita positif untuk kebaikan.
WhatsApp Salin Link
*Manfaat membagikan Artikel
Bagikan berita positif untuk kebaikan
WhatsApp Salin Link
*Manfaat membagikan Artikel
mediapositif.id / Kesehatan / Nutrisi

Diet Korea: Apa Itu dan Apakah Baik untuk Kesehatan?

AN
VI
×
AN
AN
Penulis Media Positif
VI
Victoria Raw
Full Credit
AN , Victoria Raw |
Diet Korea: Apa Itu dan Apakah Baik untuk Kesehatan?
Diet Korea
IklanBuka rekening Krom, dapat bonus hingga Rp150.000

JAKARTA - MEDIAPOSITIF, Diet Korea atau yang sering disebut K-diet merupakan pola makan yang terinspirasi dari kebiasaan makan tradisional masyarakat Korea. Pola makan ini banyak mengandalkan makanan utuh dan minim proses, seperti sayuran segar, biji-bijian utuh, protein tanpa lemak, serta makanan fermentasi.

Popularitas budaya Korea di berbagai negara ikut membuat pola makan ini semakin dikenal. Selain dianggap dapat membantu menjaga berat badan, diet Korea juga dikaitkan dengan berbagai manfaat kesehatan.

Namun, seperti pola makan lainnya, diet Korea tetap memiliki kelebihan dan kekurangan yang perlu kamu pertimbangkan.

Apa Itu Diet Korea?

Diet Korea berfokus pada konsumsi makanan utuh dan tidak banyak diproses. Pola makan ini mencakup beragam sayuran segar, biji-bijian, protein tanpa lemak, dan makanan fermentasi.

Salah satu ciri khasnya adalah banyaknya makanan fermentasi, seperti kimchi, yang sering disajikan dalam makanan sehari-hari. Berbagai bumbu dan rempah yang umum digunakan dalam masakan Korea juga menjadi bagian dari pola makan ini.

Diet Korea juga biasanya menyajikan beragam lauk pendamping dalam porsi yang relatif kecil. Dengan begitu, satu kali makan dapat terdiri dari berbagai jenis makanan dan sumber nutrisi.

Meski begitu, pola makan masyarakat Korea saat ini juga sudah mengalami perubahan akibat pengaruh makanan Barat.

Apa Saja Makanan dalam Diet Korea?

Diet Korea memungkinkan kamu mengonsumsi berbagai jenis makanan, terutama makanan utuh, sayuran, buah-buahan, biji-bijian, dan sumber protein.

Beberapa makanan yang umum ditemukan dalam pola makan ini meliputi:

  • Biji-Bijian: Nasi putih, nasi merah, jelai, dan mi berbahan dasar beras.

  • Sayuran: Lobak Korea, sayuran berdaun hijau, sawi putih, mentimun, kentang, ubi, bayam, tauge, daun bawang, bawang putih, cabai, rumput laut, zukini, jamur, dan akar teratai.

  • Sumber Protein: Ikan, makanan laut, tahu, telur, dan daging tanpa lemak.

  • Makanan Fermentasi: Kimchi, pasta kedelai fermentasi seperti doenjang, gochujang, produk kedelai fermentasi, dan miso.

  • Bumbu: Kecap asin, minyak wijen, bawang putih, jahe, dan berbagai rempah.

  • Kacang-Kacangan dan Rumput Laut: Dikonsumsi dalam jumlah sedang.

Hidangan berkuah juga sering menjadi bagian dari makanan Korea. Kuah tersebut dapat berisi sayuran, sumber protein, dan terkadang mi.

Apa yang Sebaiknya Dibatasi?

Diet Korea lebih menekankan makanan utuh dan membatasi makanan yang sangat diproses, minuman manis, serta lemak yang kurang sehat.

Produk susu juga umumnya tidak banyak dikonsumsi dalam pola makan tradisional Korea. Karena itu, jika kamu mengikuti prinsip diet Korea dan jarang mengonsumsi produk susu, penting untuk tetap mendapatkan kalsium dari sumber makanan lainnya.

Apakah Diet Korea Bisa Membantu Menurunkan Berat Badan?

Diet Korea berpotensi membantu menurunkan berat badan karena banyak mengutamakan makanan yang kaya nutrisi dan relatif rendah kalori. Pola makan ini juga biasanya dikombinasikan dengan aktivitas fisik secara teratur.

Makanan fermentasi seperti kimchi juga merupakan sumber probiotik yang dapat mendukung kesehatan pencernaan. Pencernaan yang sehat dapat membantu mendukung pengelolaan berat badan.

Namun, bukan berarti semua makanan Korea otomatis rendah kalori. Nasi, mi, dan makanan berbahan dasar karbohidrat lainnya tetap dapat memberikan cukup banyak karbohidrat. Karena itu, ukuran porsi tetap perlu diperhatikan jika tujuanmu adalah menurunkan berat badan.

Apa Saja Manfaat Diet Korea?

Pola makan yang tinggi serat serta rendah kalori dan lemak jenuh dapat mendukung kesehatan secara keseluruhan. Pola makan seperti ini juga dapat membantu menurunkan risiko penyakit jantung, mendukung sistem kekebalan tubuh, dan membantu mengurangi peradangan.

Manfaat tersebut terutama berasal dari banyaknya sayuran, makanan fermentasi, dan bahan makanan segar yang kaya antioksidan.

Kamu juga dapat menyesuaikan diet Korea dengan kebutuhan tertentu. Misalnya, jika menjalani pola makan vegan, sumber protein hewani dapat diganti dengan tahu, tempe, dan sumber protein nabati lainnya.

Jika ingin mengurangi karbohidrat, kamu dapat mengurangi porsi nasi dan mi lalu memperbanyak sayuran dan sumber protein. Sementara itu, orang yang perlu menghindari gluten dapat memilih kecap asin bebas gluten dan mi berbahan dasar beras.

>> Baca juga: Mengenal Diet Pescatarian: Makanan yang Dikonsumsi, Manfaat, dan Kekurangannya

Kekurangan Diet Korea yang Perlu Diperhatikan

Meski memiliki banyak makanan bergizi, diet Korea juga memiliki beberapa kekurangan.

Salah satunya adalah kandungan natrium yang cukup tinggi pada beberapa makanan fermentasi dan bumbu, seperti kecap asin. Asupan natrium yang terlalu tinggi dapat menjadi perhatian, terutama bagi orang yang memiliki tekanan darah tinggi.

Minimnya konsumsi produk susu juga dapat membuat asupan kalsium lebih rendah jika tidak digantikan dengan makanan lain yang kaya kalsium.

Selain itu, banyak masakan Korea menggunakan bahan pedas. Bagi sebagian orang yang memiliki masalah pencernaan, makanan pedas dapat menimbulkan rasa tidak nyaman.

Kandungan karbohidrat dari nasi dan mi juga perlu diperhatikan jika kamu sedang memantau kadar gula darah. Mengatur porsi dapat membantu kamu tetap mendapatkan manfaat dari pola makan ini tanpa mengonsumsi karbohidrat secara berlebihan.

Jika ingin menerapkannya, perhatikan terutama porsi makanan, asupan garam, kebutuhan kalsium, dan jumlah karbohidrat. Dengan beberapa penyesuaian, prinsip diet Korea dapat menjadi bagian dari pola makan seimbang yang lebih mudah dijalani dalam jangka panjang.

What is the Korean diet?
Dapatkan Buku Digital Pilihan Anda!
di Lynk.id - mediapositif.id
The Power of Your Subconscious Mind
Beli Sekarang
What Color Is Your Parachute?
Beli Sekarang
The Psychology of Money: Ringkasan Praktis
Beli Sekarang
Atomic Habits: Ringkasan Praktis dan Workbook
Beli Sekarang

Komentar

    📢

    Kerja Sama Iklan Segera Hadir!

    Kami sedang menyiapkan halaman khusus untuk Anda yang tertarik beriklan bersama Media Positif. Nantikan kabar baiknya dalam waktu dekat, ya!