Bagikan berita positif untuk kebaikan.
WhatsApp Salin Link
*Manfaat membagikan Artikel
Bagikan berita positif untuk kebaikan
WhatsApp Salin Link
*Manfaat membagikan Artikel
mediapositif.id / Kesehatan / Psikologi

Bukan Sekadar Hiburan, Ini Fakta Seputar Tertawa bagi Tubuh dan Otak

AN
WI
×
AN
AN
Penulis Media Positif
AN , William A. Haseltine Ph.D. |
Bukan Sekadar Hiburan, Ini Fakta Seputar Tertawa bagi Tubuh dan Otak
Tertawa tidak hanya respons otak terhadap hal lucu, tetapi juga berkaitan dengan hubungan sosial
IklanBuka rekening Krom, dapat bonus hingga Rp150.000

JAKARTA - MEDIAPOSITIF, Pernahkah kamu tertawa begitu saja saat melihat sesuatu yang lucu? Atau justru tertawa kecil ketika sedang berbincang dengan orang lain, meski sebenarnya tidak ada hal yang benar-benar menggelikan?

Tertawa memang sering dianggap sebagai respons sederhana terhadap sesuatu yang lucu. Namun, ternyata fungsinya jauh lebih kompleks. Tertawa berkaitan dengan emosi, hubungan sosial, bahkan cara otak mengatur respons tubuh.

Sebuah tinjauan yang dibahas dalam Psychology Today menunjukkan bahwa otak memiliki setidaknya dua sistem yang berbeda dalam menghasilkan tawa. Salah satunya berkaitan dengan emosi dan muncul secara spontan, sedangkan yang lain lebih berkaitan dengan komunikasi dan interaksi sosial.

Mengapa Manusia Bisa Tertawa?

Tertawa merupakan perilaku yang ditemukan pada manusia di berbagai budaya. Bahkan, tawa tidak selalu muncul karena sesuatu yang lucu.

Ketika kamu tertawa spontan, misalnya saat bercanda dengan teman atau bermain, respons tersebut berkaitan dengan jaringan otak yang mengatur emosi dan perilaku sosial. Tawa semacam ini dapat muncul secara otomatis dan terkadang menular ketika kamu mendengar orang lain tertawa.

Sementara itu, ada pula tawa yang dilakukan secara sengaja. Misalnya, kamu tertawa kecil setelah seseorang melontarkan lelucon meskipun menurutmu lelucon tersebut biasa saja. Tawa ini dapat menjadi bagian dari komunikasi dan membantu percakapan terasa lebih hangat. Berikut beberapa fakta seputar tertawa:

1. Tertawa Membantu Membangun Hubungan Sosial

Salah satu fungsi penting tawa adalah membantu manusia terhubung satu sama lain.

Bayangkan ketika kamu sedang berkumpul dengan teman. Candaan sederhana bisa membuat suasana menjadi lebih santai. Ketika beberapa orang tertawa bersama, mereka seolah memiliki pengalaman emosional yang sama.

Tawa juga dapat menjadi tanda bahwa kamu merasa nyaman atau menerima keberadaan orang lain. Dalam percakapan, tertawa bisa digunakan untuk menunjukkan keakraban, meredakan ketegangan, atau membuat suasana terasa tidak terlalu kaku.

Karena itu, tidak mengherankan jika tertawa bersama sering membuat hubungan terasa lebih dekat.

2. Tertawa Tidak Selalu Berarti Kamu Sedang Bahagia

Menariknya, kamu tidak selalu tertawa karena merasa sangat senang.

Ada kalanya seseorang tertawa karena gugup, malu, canggung, atau ingin mencairkan suasana. Kamu mungkin pernah tertawa kecil ketika berada dalam situasi yang terasa kikuk, misalnya saat salah bicara di depan banyak orang.

Jenis tawa ini menunjukkan bahwa tawa tidak hanya berkaitan dengan rasa senang. Otak juga dapat menggunakan tawa sebagai bagian dari cara seseorang berinteraksi dengan lingkungan sosial.

Tawa yang disengaja bahkan bisa digunakan untuk menunjukkan bahwa kamu memahami situasi, menyetujui sesuatu, atau sekadar menjaga percakapan tetap berjalan.

3. Tertawa Dapat Membantu Meredakan Ketegangan

Pernah merasa suasana terlalu tegang, lalu seseorang melontarkan candaan dan semua orang tertawa?

Tawa dapat membantu mengubah suasana seperti ini. Ketika dilakukan bersama, tawa dapat menjadi semacam jembatan untuk mengurangi jarak dan membuat interaksi terasa lebih ringan.

Selain itu, penelitian yang dibahas dalam sumber tersebut menunjukkan bahwa tawa bersama juga berkaitan dengan peningkatan toleransi terhadap rasa sakit. Salah satu kemungkinan penjelasannya adalah keterlibatan area otak yang berhubungan dengan pengaturan rasa sakit.

Meski begitu, bukan berarti tertawa dapat menggantikan pengobatan atau menjadi cara utama untuk mengatasi rasa sakit. Tawa lebih tepat dipahami sebagai salah satu respons tubuh yang memiliki hubungan dengan pengalaman sosial dan fisik.

4. Otak Mengatur Tawa dengan Cara yang Berbeda

Tawa spontan dan tawa yang disengaja ternyata tidak sepenuhnya menggunakan jalur otak yang sama.

Tawa spontan lebih berkaitan dengan bagian otak yang berperan dalam emosi, kesadaran terhadap tubuh, perilaku sosial, dan pengaturan rasa sakit. Sementara itu, tawa yang disengaja lebih banyak melibatkan area yang berhubungan dengan gerakan wajah, mulut, lidah, dan suara.

Itulah sebabnya kamu bisa tertawa meskipun sebenarnya tidak merasa lucu. Otak dapat mengatur ekspresi tawa sebagai bagian dari komunikasi sosial.

Namun, tawa juga menunjukkan betapa rumitnya hubungan antara emosi dan gerakan tubuh. Dalam kondisi neurologis tertentu, seseorang dapat mengalami episode tertawa yang tidak sesuai dengan perasaan atau situasi yang sedang dialami.

>> Baca juga: 4 Cara Menghadirkan Tawa di Tempat Kerja untuk Suasana Kerja Positif

Jadi, Apa Sebenarnya Tujuan Tertawa?

Tertawa bukan hanya reaksi ketika kamu menemukan sesuatu yang lucu. Dari sudut pandang fungsi otak dan perilaku sosial, tawa dapat membantu manusia berkomunikasi, membangun kedekatan, meredakan ketegangan, dan merespons pengalaman emosional.

Itulah mengapa tawa bisa muncul dalam berbagai situasi, termasuk saat bercanda, bermain, merasa canggung, atau sekadar berusaha membuat percakapan terasa lebih nyaman.

Jadi, lain kali ketika kamu tertawa bersama orang lain, jangan menganggapnya sebagai hal sepele. Di balik suara sederhana tersebut, ada proses kompleks yang membantu tubuh dan otak terhubung dengan orang-orang di sekitarnya.

The Purpose of Laughter
Dapatkan Buku Digital Pilihan Anda!
di Lynk.id - mediapositif.id
The Power of Your Subconscious Mind
Beli Sekarang
What Color Is Your Parachute?
Beli Sekarang
The Psychology of Money: Ringkasan Praktis
Beli Sekarang
Atomic Habits: Ringkasan Praktis dan Workbook
Beli Sekarang

Komentar

    📢

    Kerja Sama Iklan Segera Hadir!

    Kami sedang menyiapkan halaman khusus untuk Anda yang tertarik beriklan bersama Media Positif. Nantikan kabar baiknya dalam waktu dekat, ya!