Menjaga Kesehatan Mental di Era Digital
JAKARTA, MEDIA POSITIF – Di era digital yang semakin intens, isu kesehatan mental menjadi perhatian serius. Paparan media sosial yang berlebihan terbukti dapat memicu gangguan psikologis.
Berdasarkan data World Health Organization (WHO), menjaga keseimbangan antara kehidupan digital dan interaksi sosial secara langsung sangat penting untuk mencegah risiko depresi serta gangguan kecemasan.
Strategi Proteksi Mental di Era Digital
Menjaga stabilitas emosional di tengah gempuran informasi dapat dilakukan melalui langkah-langkah preventif yang disiplin:
-
Batasi Waktu Layar: Mengatur durasi penggunaan gawai untuk mengurangi beban kognitif dan stres visual.
-
Koneksi Sosial Nyata: Meluangkan waktu untuk berinteraksi tanpa gawai guna memperkuat ikatan emosional yang sehat.
-
Keseimbangan Fisik: Mengutamakan tidur yang cukup dan olahraga rutin sebagai fondasi kesehatan jiwa.
Pentingnya Waktu untuk Diri Sendiri
Mengalihkan fokus dari layar menuju hobi atau aktivitas fisik tanpa gangguan gawai memberikan ruang bagi otak untuk beristirahat.
Kesadaran untuk melakukan digital detox secara berkala bukan lagi sekadar tren, melainkan kebutuhan mendasar untuk menjaga kesehatan mental tetap tangguh di masa depan.
Disusun oleh Tim Redaksi Media Positif sebagai panduan pentingnya menjaga kesehatan mental di tengah tantangan era digital.

Komentar