Media Positif
Media Positif
Media Positif

Cari Artikel Positif

Ketik untuk mulai mencari...
Bagikan berita positif untuk kebaikan.
WhatsApp Salin Link
*Manfaat membagikan Artikel
Bagikan berita positif untuk kebaikan
WhatsApp Salin Link
*Manfaat membagikan Artikel

Langkah Pengurangan Plastik Agar Lingkungan Lebih Bersih

Langkah Pengurangan Plastik Agar Lingkungan Lebih Bersih
Mengurangi penggunaan plastik bisa berdampak baik untuk lingkungan (Sumber: Freepik/@frimufilms)


JAKARTA - MEDIA POSITIF

  • Plastik dan sampah makanan sering dianggap sepele padahal dampaknya besar dan bertahan lama di lingkungan.

  • Mikroplastik dan limbah makanan dapat merusak ekosistem serta memperparah perubahan iklim.

  • Perubahan sederhana seperti mengurangi plastik sekali pakai dan memilah sampah bisa membantu menjaga lingkungan.

 

Ada banyak jenis sampah yang sering dianggap sepele, seperti botol plastik dan sisa makanan. Setelah dipakai justru mudah melupakannya, seolah hilang begitu saja. 

Padahal, sampah itu tetap ada dan terus menumpuk tanpa disadari. Plastik tidak benar-benar lenyap. Ia bisa bertahan sangat lama di tempat pembuangan, mengalir ke sungai, lalu sampai ke lautan. 

Polusi plastik bisa membahayakan alam sekitar

Di sana bisa membahayakan makhluk hidup yang tidak bersalah seperti penyu yang tersangkut, ikan yang menelan plastik, hingga merusak ekosistem yang menjadi sumber kehidupan banyak orang.

Melihat kondisi ini tentu kita menjadi sangat prihatin karena sesuatu yang dibuang dengan mudah justru bisa berdampak dalam jangka panjang.

Polusi plastik bukan hanya soal sampah, tapi terkait kehidupan yang ikut terdampak.

Pemborosan makanan dilakukan karena ketidaksadaran

Sementara itu ada hal lain yang justru hilang begitu cepat seperti buah segar yang menjadi lunak. Roti bisa menjadi basi.

Makanan akan kehilangan daya tarik dalam semalam dan kita membuangnya begitu saja karena tidak lagi nyaman dimakan.

Seseorang bisa saja karena ketidaksadaran membuang makanan yang tersisa pada malam itu daripada memberikannya ke orang lain.

Hal ini sama seperti plastik yang mudah dibuang begitu saja dan mencemari lingkungan.

Plastik bisa bertahan hingga ratusan tahun dan tidak benar terurai

Fakta yang sering tidak kita sadari, plastik dapat bertahan hingga ratusan tahun di lingkungan. 

Alih-alih benar-benar hilang, plastik justru terurai menjadi potongan kecil mikroplastik yang perlahan menyebar dan masuk ke tanah, air, bahkan tubuh makhluk hidup. 

Banyak plastik juga akhirnya tidak sempat didaur ulang karena sudah tercampur atau terkontaminasi.

Berbeda dengan itu, bahan seperti aluminium dan kaca sebenarnya bisa didaur ulang berulang kali dengan dampak yang relatif lebih kecil. 

Sementara itu, limbah makanan yang dibuang begitu saja di tempat pembuangan dapat membusuk dan menghasilkan gas metana, yang ikut memperparah perubahan iklim.

Jika dilihat lebih dalam, masalah ini bukan hanya tentang apa yang kita buang, tapi juga tentang apa yang diwariskan ke lingkungan. 

Setiap sampah yang dianggap kecil bisa menjadi bagian dari beban besar yang perlahan memengaruhi kehidupan di bumi, termasuk makhluk lain yang tidak pernah punya pilihan selain menghadapinya.

Langkah harus dilakukan untuk menjaga lingkungan

Upaya menjaga lingkungan dapat dimulai dari kebiasaan sehari-hari, seperti mencegah ketergantungan pada plastik sekali pakai, menerapkan prinsip reduce, reuse, recycle konsisten, memilah sampah organik & anorganik,

Serta mendukung sistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan di tingkat rumah tangga maupun komunitas. 

Selain itu, kesadaran untuk tidak membuang sampah sembarangan dan ikut berpartisipasi dalam kegiatan pelestarian lingkungan juga menjadi langkah penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem.”

Kesimpulan

Setiap langkah kecil yang kita lakukan meninggalkan jejak. Plastik yang memenuhi lautan bisa menganggu aliran kehidupan.

Bumi sekarang ini masih menunjukkan tanda kehidupan dalam rindangnya pepohonan dan hangatnya cahaya.

Selalu ada kesempatan untuk berubah, memperbaiki, dan memperbaiki alam secara lebih bijak. Setiap pilihan yang diambil secara bijaksana bisa menjadi awal dari hal kecil.

Mari jaga apa yang tersisa. Ciptakan ruang yang lebih bersih, lebih layak untuk semua makhluk hidup.

Langit yang dulu jernih kini mulai tertutup, tapi belum sepenuhnya hilang. Masih ada waktu untuk memperbaiki arah.***

More Than Trash: How Plastic and Food Waste Cost the Planet

Komentar