Jamur dan Makanan Fermentasi Meredakan Nyeri Haid Pada Wanita
JAKARTA – MEDIA POSITIF,
-
Nyeri menstruasi sangat umum dialami (hingga 97% wanita) dan dapat mengganggu aktivitas.
-
Antioksidan dalam jamur dan makanan fermentasi, terutama L-ergothioneine, mengurangi nyeri menstruasi.
-
Gaya hidup sehat seperti pola makan seimbang dapat membantu meredakan gejala PMS.
Banyak wanita merasakan nyeri menstruasi yang cukup mengganggu, dan penelitian menunjukkan bahwa antioksidan dalam beberapa jenis jamur serta makanan fermentasi berpotensi membantu meredakannya.
Rasa tidak nyaman saat menstruasi bisa sangat mengganggu, bahkan membuat sebagian wanita kesulitan beraktivitas, membatalkan rencana sosial, hingga merasa kualitas hidupnya menurun. .
Penyebab nyeri saat menstruasi
Nyeri ini muncul ketika rahim memproduksi prostaglandin dalam jumlah tinggi, yang menyebabkan kontraksi kuat dan bisa menimbulkan rasa sakit.
Adapun juga bisa disebabkan karena stress oksidatif, ketidakseimbangan antara molekul berbahaya dan antioksidan yang melindungi tubuh dimana bisa berkontribusi pada penuaan dan penyakit kronis.
Meskipun berbagai metode seperti kompres hangat, minum obat reda nyeri tanpa resep, olahraga ringan, dan menjaga hidrasi yang bisa membantu meredakan kram.
PMS sering terasa berat bagi sebagian wanita karena kombinasi gejala fisik, emosional, dan perilaku yang muncul sekitar 1–2 minggu sebelum menstruasi dimulai.
Dimana apat membuat wanita menjadi lebih mudah tersinggung, mengalami sakit kepala, nyeri sendi dan otot, serta perubahan nafsu makan.
Meskipun penyebab pastinya belum sepenuhnya diketahui, beberapa faktor diduga berperan, seperti perubahan kadar hormon, rendahnya vitamin B6, stres, peradangan, serta konsumsi kafein, alkohol, atau gula dalam jumlah tinggi.
Khasiat jamur untuk meredakan nyeri haid
Studi ini melibatkan 40 wanita berusia 18–30 tahun yang didiagnosis mengalami nyeri haid, tanpa kondisi khusus seperti endometriosis, serta mereka tidak menggunakan obat pereda nyeri untuk mengatasi nyeri haid dalam bulan terakhir.
Setengah peserta diberikan 120 mg L-ergothioneine yang dikonsumsi setiap hari selama tiga siklus menstruasi, sedangkan setengah lainnya menerima plasebo.
L-ergothioneine merupakan senyawa alami yang ditemukan dalam makanan seperti jamur, terutama porcini, tiram, king trumpet, dan shiitake dalam jumlah lebih kecil pada makanan fermentasi seperti tempe, kimchi, miso, dan bawang putih hitam.
Hasil menunjukkan bahwa peserta yang mengonsumsi suplemen L-ergothioneine setiap hari selama tiga siklus mengalami penurunan nyeri yang konsisten.
Skor nyeri mereka turun dari rata-rata 4,8/10 pada awal penelitian menjadi 4,1, lalu 3,6, dan akhirnya 2,3 selama periode studi.
Para peneliti menduga efek ini terjadi karena L-ergothioneine bekerja lebih efektif seiring waktu akibat akumulasi di dalam sel.
Sementara itu, kelompok plasebo tidak menunjukkan penurunan nyeri yang berarti. L-ergothioneine diduga membantu melindungi sel rahim dari kerusakan yang berkaitan dengan kram menstruasi.
Cara alami untuk meredakan haid
Sebenarnya makanan yang Anda makan dan seberapa banyak olahraga tidak akan berdampak signifikan dalam meredakan nyeri haid.
Perubahan pola makan dan gaya hidup memberikan dampak positif tapi hanya membantu mengurangi kembung, menstabilkan gula darah dan meningkatkan suasana hati yang mengurangi gejala PMS.Anda bisa mengatasinya secara alami:
1. Konsumsi 20–30 gram protein serta asupan serat yang cukup untuk membantu menyeimbangkan kadar gula darah dan mengurangi keinginan makan berlebihan.
2. Jaga tubuh tetap terhidrasi agar dapat mencegah gejala yang memburuk, terutama sakit kepala dan rasa lelah.
3. Pilih karbohidrat kompleks yang kaya vitamin dan mineral agar rasa kenyang bertahan lebih lama serta memberikan energi yang dilepaskan secara bertahap.
4. Batasi konsumsi kafein, alkohol, dan gula karena dapat mempengaruhi suasana hati dan tingkat energi.
5. Lakukan olahraga dengan intensitas ringan hingga tinggi yang dapat membantu mengurangi nyeri menstruasi.
Kesimpulan
Nyeri menstruasi adalah pengalaman yang sangat umum, dialami hampir 97% wanita, dan dapat dipengaruhi oleh prostaglandin serta stres oksidatif.
Jamur dan makanan fermentasi mengandung L-ergothioneine yang berpotensi membantu mengurangi nyeri.
Gaya hidup sehat, nutrisi seimbang, dan olahraga dapat mendukung peredaan gejala PMS serta meningkatkan kualitas hidup secara keseluruhan.***
Mushrooms and fermented foods could ease period pain, new study finds

Komentar