8 Tips Mengontrol Nafsu Makan untuk Berat Badan Ideal
JAKARTA – MEDIA POSITIF,
-
Keinginan kuat terhadap makanan tertentu dipengaruhi oleh kebiasaan hingga lingkungan sekitar.
-
Proses di otak serta perubahan hormon seperti dopamin dan kortisol berperan dalam munculnya rasa ingin makan
-
Pola hidup seperti tidur cukup dan pengalihan perhatian dapat membantu mengurangi keinginan makan berlebihan.
Hasrat makan terjadi ada keinginan kuat terhadap makanan tertentu dan hampir 90% pernah mengalaminya. Menariknya, tampak ada perbedaan hasrat makan antara pria dan wanita.
Hal ini karena pria cenderung ingin makanan gurih, sementara wanita cenderung ingin makanan berlemak dan manis, hal ini karena wanita memenuhi hasrat menjelang periode menstruasi.
Penyebab terjadinya nafsu makan
Otak memiliki beberapa pusat penghargaan seperti amigdala, hipokampus, dan korteks prefrontal. Area ini berperan penting dalam pengambilan keputusan, pembentukan kebiasaan, serta menghubungkan makanan tertentu dengan emosi.
Neurotransmitter dalam otak melepaskan dopamin ketika seseorang mengidamkan makanan tertentu dan merasakan kenikmatan setelah mengkonsumsinya.
Proses ini dapat dipengaruhi oleh faktor lingkungan maupun kondisi emosional.
8 tips untuk mengelola mendambakan makanan
Keinginan terhadap makanan memang tidak bisa sepenuhnya dihindari, namun ada beberapa cara efektif untuk mengelolanya:
1. Melatih kesadaran diri: Berusaha menerima diri dapat membantu meningkatkan rasa kontrol yang dirasakan serta menurunkan tingkat obsesi terhadap makanan, sehingga dapat mengurangi keinginan untuk makan secara berlebihan.
2. Mengelola stress: Stres dapat meningkatkan kadar hormon kortisol yang berperan dalam mengatur perilaku makan dan pemilihan makanan.
Pada kondisi stres jangka pendek, nafsu makan justru bisa menurun, termasuk berkurangnya keinginan untuk makan.
Untuk membantu mengelola stres, teknik relaksasi seperti pernapasan dalam dan yoga dapat dilakukan agar tubuh lebih tenang dan keseimbangan emosi lebih terjaga.
3. Tetap aktif: Penelitian menunjukkan bahwa aktivitas fisik dapat membantu mengurangi keinginan terhadap makanan tertentu.
Namun, hal ini tidak berarti Anda harus menghabiskan waktu berjam – jam di gym, kecuali memang Anda menikmatinya.
Kuncinya dengan memilih aktivitas fisik yang disukai, seperti berenang, kelas dansa, atau berjalan kaki di lingkungan sekitar.
4. Prioritaskan tidur: Orang yang kurang tidur dapat mengonsumsi sekitar 385 kalori lebih banyak setiap hari dibandingkan mereka yang mendapatkan tidur cukup.
Kualitas tidur yang baik dapat membantu menurunkan nafsu makan serta mengurangi keinginan terhadap makanan manis dan asin.
Oleh karena itu, usahakan untuk tidur sekitar 7–9 jam dengan pola tidur yang teratur, sehingga tubuh terbiasa tidur dan bangun pada waktu yang sama.
5. Pilih makanan kaya akan nutrisi: Makanan yang mengandung serat, protein, dan lemak sehat dapat membantu membuat rasa kenyang bertahan lebih lama.
Kondisi kenyang ini dapat mengurangi keinginan untuk mengkonsumsi makanan secara berlebihan.
Selain itu, minum air dalam jumlah yang cukup juga dapat membantu memberikan rasa kenyang lebih cepat, sehingga membantu mengontrol nafsu makan.
6. Cobalah mengalihkan perhatian: Anda bisa mencoba berjalan sebentar, menonton satu episode serial favorit, atau membaca artikel majalah maupun satu bab buku sebagai cara untuk membantu mengalihkan keinginan makan.
7. Hindari diet ketat: Memiliki pola makan yang teratur dapat membantu menjaga rasa lapar tetap terkendali, sehingga dapat mengurangi keinginan untuk makan secara berlebihan.
8. Cobalah pengganti: Anda bisa mencoba mengganti nutrisi dengan makanan berikut ini:
-
Beberapa potong cokelat hitam (70% kakao).
-
Roti panggang sourdough dengan selai kacang.
-
Kurma isi kacang.
-
Popcorn.
-
Jagung manis.
-
Buah.
Kesimpulan
Keinginan terhadap makanan merupakan hal yang umum dialami banyak orang, di mana seseorang dapat merasa sangat menginginkan makanan dengan rasa asin, manis, atau berlemak.
Dorongan ini bisa muncul karena kebiasaan, kondisi emosi, atau faktor lingkungan. Jika dibiarkan dan dikonsumsi secara terus-menerus tanpa kontrol, hal tersebut dapat memberikan dampak kurang baik bagi kesehatan tubuh jangka panjang.***
Food cravings and how to manage them

Komentar